KEMENPERIN DUKUNG PEMBANGUNAN PABRIK BARU FRISIAN FLAG

Selasa (9/3) Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Dirjen Industri Agro Abdul Rochim menghadiri acara groundbreaking pabrik baru PT. Frisian Flag Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Dalam kesempatan ini Menperin mengapresiasi komitmen PT.  Frisian Flag Indonesia untuk terus berinvestasi di Indonesia.

PT. Frisian Flag Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan dan mempererat kemitraan dengan koperasi dan peternak sapi perah, melalui program Milk Collection Point (MCP) koperasi susu, peningkatan SDM Akademi Peternak Muda Farmer to Farmer dan pembangunan Diary Village.

“Kami sangat mengapresiasi keteguhan PT. Frisian Flag Indonesia untuk terus mengembangkan dan memperkuat kemitraan dengan koperasi dan peternak sapi perah yang sudah dijalin selama bertahun-tahun,” tutur Menperin.

Kemenperin juga telah mengusulkan berbagai macam insentif keringanan pajak untuk mengurangi beban perusahaan industri, salah satunya adalah insentif Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP).

“PT. Frisian Flag Indonesia merupakan salah satu perusahaan industri pengolahan susu yang telah menerima manfaat dari insentif fiskal tersebut.” Ungkap Agus.

Pabrik baru PT. Frisian Flag Indonesia seluas 25 hektare tersebut dibangun dengan investasi tahap awal (2020-2023) sebesar €225 juta atau sekitar Rp3,8 triliun. Pabrik ini akan berkapasitas 244 juta liter per tahun untuk susu cair dan 476 ribu ton per tahun untuk produk krimer kental manis. Dengan menyasar target 90% pasar domestik dan 10% pasar ekspor, penyerapan tenaga kerja diharapkan mencapai 848 orang.

“Kami yakin peluang pasar dan tingkat konsumsi produk susu olahan akan terus tumbuh tinggi ke depannya,” ujar Agus.

Optimisme tersebut seiring dengan terus meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat dan bertumbuhnya kelas menengah, bertransformasinya gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat, serta peningkatan permintaan produk bernutrisi tinggi selama pandemi Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Industri Agro Kemenperin, Abdul Rochim juga menyampaikan apresiasinya kepada PT. Frisian Flag Indonesia yang telah menambah investasi dan membuka pabrik pengolahan susu baru di Indonesia sejak pertama kali berdiri pada tahun 1969.

Menurut Rochim, langkah ekspansi PT. Frisian Flag Indonesia menunjukkan optimisme investor terhadap peluang usaha yang tetap terbuka lebar dan iklim usaha yang makin kondusif di Indonesia walaupun sedang terdampak pandemi Covid-19.

“Kami berharap akan ada lebih banyak pihak yang mengikuti jejak PT. Frisian Flag Indonesia untuk terus meningkatkan investasinya di tanah air,” ujarnya.

Rochim optimistis, apabila kinerja industri pengolahan susu di dalam negeri dapat tumbuh gemilang, akan membawa dampak positif terhadap kinerja sektor manufaktur khususnya industri makanan dan minuman, bahkan juga perekonomian nasional. Sebab, Indonesia berpotensi memiliki sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan domestik yang terus meningkat. (ran)