CCO SULUT MENGUASAI PASAR TERBESAR DI DUNIA

 

MANADO– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencatat ekspor minyak kelapa kasar (crude coconut oil/CCO) daerah itu ke Malaysia per akhir April 2013 ini mencapai 8.000 ton.

“Ekspor tersebut menghasilkan devisa lebih dari US$6,02 juta ,” kata Kepala Disperindag Sulut Sanny Parengkuan di Manado.

Sanny mengatakan ekspor tersebut berasal dari daerah Minahasa Selatan (Minsel) dan langsung diekspor dari Pelabuhan Laut Amurang ke negara tujuan.

“CCO tersebut merupakan produksi PT Cargil di Minsel,” kata Sanny.

Sementara itu Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Sulut, Hanny Wajong mengatakan CCO berasal dari kopra petani yang diolah oleh pabrik sebagai produk setengah jadi kemudian diekspor.

Ia mengatakan pasar ekspor CCO Sulut itu sebenarnya lebih dari satu karena selain Malaysia, tujuan ekspor CCO Sulut lainnya adalah AS, Belanda, China dan beberapa negara Eropa lainnya.

“CCO Sulut menguasai pasar terbesar di dunia karena mutunya baik sehingga diminati negara konsumen,” kata Hanny.

Menurut dia, CCO merupakan salah satu produk turunan kelapa yang diolah dan diekspor keluar. Ia berharap petani akan terus mengembangkan produk turunan dari tanaman andalan Sulut tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Hanny menambahkan, Disperindag Sulut akan terus berusaha memfasilitasi petani dan eksportir Sulut memasarkan hasil produksinya keluar negeri karena hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan petani, serta meningkatkan penerimaan devisa Sulut,” kata Hanny.

 

(Sumber : Bisnis-kti.com)