MENINGKATKAN PRODUKSI ANYAMAN GIRIBIG

 

BANDUNG (bisnis-jabar.com)–Aktivitas warga Kampung Manalahening Desa Bugel Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya cukup unik.

Mereka memiliki keahlian membuat giribig yang merupakan hasil kerajinan anyaman dari bahan baku bambu untuk berbagai fungsi untuk bilik rumah, alas lantai, hiasan, serta keperluan lainnya.

Di pagi hari, warga kampung  sudah mengolah bambu di rumah masing-masing hingga pukul 12.00.

Bukan hanya orang tua, para pemuda pun mengolah kerajinan yang sama.

“Sebagian besar anak-anak di sini bisa membuat giribig. Mungkin karena mereka sering melihat orang tuanya,” kata Herman ,50, Kepala Dusun Manalahening belum lama ini.

Dia mengungkapkan, kemampuan membuat giribig sudah berlangsung lama, secara turun-temurun. Keahlian itu diwariskan orang tua masing-masing.

Para konsumen dari berbagai daerah, katanya, banyak berdatangan untuk membeli giribig.

“Rata-rata yang ke sini, para pengepul atau agen Giribig untuk dijual kembali ke tempat lain,” katanya.

Ado ,40, seorang perajin mengatakan bahan baku pembuatan giribig dari bambu berbagai jenis. Namun bahan baku yang banyak digunakan, umumnya bambu tali.

 

(Sumber : Bisnis-jabar.com)