ID EN
event_note 21-Aug-2019 08:32 | account_circle Ranny M | folder_open Industri Hilir Kelapa Sawit | remove_red_eye 55

Sinar Mas Tergetkan Kemamputelusuran Sumber Minyak Sawit 100% di 2020


Sinar Mas Tergetkan Kemamputelusuran Sumber Minyak Sawit 100% di 2020
Tahun 2018 menjadi catatan penting bagi Sinar Mas Agribusiness and Food atas capaian lanjutan yang diraih perusahaan pada bidang kunci seperti kemamputelusuran dan transformasi rantai pasok, pendekatan bentang alam untuk konservasi hutan dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Sejak mencatat 100% Kemamputelusuran hingga ke Perkebunan (Traceability to the Plantation/TTP) untuk pabrik kelapa sawit (PKS) miliknya sendiri pada tahun 2017, Perusahaan telah bekerja sama dengan pemasok pihak ketiga dalam rangka memajukan TTP untuk PKS pemasok.

Komitmen perusahaan terhadap kemaputelusuran akan terus berlanjut. Pada 2019, Perusahaan membantu para pemasok menjadi produsen minyak kelapa sawit berkelanjutan melalui kegiatan lokakarya “Ksatria Sawit”. Perusahaan mengumpulkan berbagai pemasok seperti dealer dan pabrik untuk mendapatkan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan tersebut dilaksanakan beberapa provinsi di tanah air seperti Riau, Lampung, Sumater Utara, Aceh, Jambi dan Bangka.

“Kemamputelusuran memegang kunci dalam upaya Perusahaan yang lebih luas untuk membantu pemasok menuju arah yang lebih baik. Melalui pelibatan peran yang lebih mendalam, kami mendukung dan melatih pemasok untuk meningkatkan dan menerapkan praktik-praktik yang lebih baik. Ini membantu Perusahaan mengurangi risiko rantai pasok sekaligus membuat industri sawit lebih tangguh sekaligus bertanggung jawab,” ungkap Agus Purnomo, Managing Director SSSE, Sinar Mas Agribusiness and Food, dalam acara Media Briefing Sustainability Report 2018, yang dihadiri InfoSAWIT, Selasa (20/8/2019) di Jakarta.

Lebih lanjut kata Agus, dalam upaya mendorong para pemasok minyak sawit ke Sinar Mas Agribusines and Food (Sinar Mas), ada pula yang tidak bisa memenuhi row model yang ditawarkan pihaknya. Tercatat ada 7% supplier yang tidak bisa memenuhi standar kemamputelusuran semenjak 2015 lalu. “Ada beberapa pemasok yang tidak sepemahaman dengan kami untuk membangun industri minyak sawit yang berkelanjutan, dan kami memutuskan untuk tidak bekerjsama dengan pemasok tersebut,” kata Agus.

Kendati demikian target untuk memenuhi 100% kemamputelusuran minyak sawit yang telah ditetapkan pada 2020 untuk 449 pabrik kelapa sawit (403 pabrik pemasok dan sebanyak 46 pabrik sawit milik Sinar Mas) terus berjalan. Pada akhir 2018, lebih dari 50 pemasok telah melaporkan pencapaian TTP secara penuh. Bila digabung dengan PKS milik perusahaan, berarti lebih dari 60% rantai pasok kelapa sawit perusahaan telah sepenuhnya dapat ditelusuri hingga ke tempat asal buah sawit.

Rencananya di tahun 2019 perusahaan menargetkan akan ada tambahan sekitar 20% untuk pabrik sawit pemasok minyak sawit ke Sinar Mas bisa memenuhi TTP. Sehingga sampai akhir tahun diharapkan pabrik sawit yang sudah memenuhi TTP mencapai 80%. Sementara sisanya atau sebanyak 20% lagi akan dituntaskan pada 2020. Dengan kemamputelusuran yang telah ditetapkan harapannya bisa menjadi upaya transparansi produksi minyak sawit yang dikelola Sinar Mas, sekaligus membuktikan perkebunan kelapa sawit bisa dikelola secara berkelanjutan. “Sehingga bila ada laporan dari LSM mengenai pelanggaran bisa langsung disajikan datanya dan bisa berdebat,” tandas Agus.

Upaya kemamputelusuran tercatat juga telah membuahkan kerja sama lebih erat dan keterlibatan peran bersama dengan pemasok pihak ketiga perusahaan, yang sangat penting dalam mewujudkan transformasi rantai pasok. Hasil dari kerja sama yang erat bersama para pemasok ini telah menunjukkan hasil nyata dalam mendukung pelestarian kawasan hutan seluas 65.000 hektar oleh para pemasok. (T2)

Sumber : https://www.infosawit.com/news/9228/sinar-mas-tergetkan-kemamputelusuran-sumber-minyak-sawit-100--di-2020