26-Apr-2013 17:04 Arief Yuswiyanto Industri Buah 2170

Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Nanas


Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Nanas

 

Dewasa ini bisnis pengolahan buah-buahan menjadi aneka camilan dan minuman sudah banyak dilakukan oleh masyarakat, terutama di daerah sentra penghasil buah atau daerah wisata. Hal ini karena besarnya potensi hasil pertanian dan perkebunan, serta kebutuhan pasar yang terus meningkat dan terbuka lebar terhadap aneka camilan dan minuman dari olahan buah. Dalam proses pengolahan camilan buah seperti keripik buah, produsen akan dihadapkan dengan salah satu masalah yaitu limbah kulit buah. Limbah tersebut biasanya tidak dimanfaatkan secara optimal dan cenderung dijual dengan harga murah.

Salah satu limbah kulit buah yang dapat diolah dan bernilai ekonomis tinggi adalah kulit buah nanas. Kulit buah nanas merupakan limbah organik yang mengandung banyak nutrisi dan dapat diolah ulang baik untuk makanan atau minuman. Salah satu olahan yang dapat dihasilkan dari kulit buah nanas adalah Sirup Kulit Buah Nanas.

Kulit nanas ternyata dapat dimanfaatkan menjadi minuman sirup yang menyegarkan. Siswa-siswi MAN 1 Brebes telah membuktikannya, mereka berkreasi memanfaatkan kulit nanas dengan mengolah menjadi minuman sirup yang menyegarkan dan bernilai ekonomis tinggi. Bahan yang diperlukan juga cukup sederhana dan mudah diperoleh, yaitu asem belimbing, gula pasir, kunyit, jahe, garam, dan telur ayam. 

Cara pembuatannya, pertama kulit nanas diiris tipis tipis, lalu dicuci dengan air dan garam hingga bersih. Garam berfungsi untuk menghilangkan gatal di kulit nanas. Setelah itu, irisan kulit nanas direbus bersama asem belimbing, gula, dan kunyit hingga mendidih, kemudian diangkat dan dinginkan. Bila ingin sirup buah ada rasa jahenya, potongan jahe dapat dicampuran saat melakukan perebusan, atau perasa lain sesuai dengan selera.

Proses selanjutnya adalah memisahkan ampas dengan sari buah nanas dengan cara menyaring dengan kain atau alat penyaring lainnya. Langkah selanjutnya, sari nanas direbus kembali hingga mendidih dan ditambahkan putih telur ayam yang diaduk secara merata. Putih telur tersebut berfungsi untuk mengikat sisa kotoran dari perasan nanas. Setelah diaduk, gumpalan putih telur disaring kembali hingga menghasilkan perasan air sari nanas yang bersih. Sirup nanas pun siap dihidangkan, dengan ditambah air dingin secukupnya. Produksi dapat dikembangkan secara komersial, melihat potensi limbah yang dihasilkan dari produksi keripik nanas.

 

(Sumber : Situsmesin.net)

blog comments powered by Disqus