ID EN
event_note 01-Feb-2012 05:17 | folder_open Industri Hilir Kelapa Sawit | remove_red_eye 2569

Harga TBS Kelapa Sawit Februari Naik Lagi


Harga TBS Kelapa Sawit Februari Naik Lagi

SAMARINDA - Berdasarkan keputusan rapat Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (HTBS) Kelapa Sawit di Kaltim, untuk periode Februari 2012 ini mengalami kenaikan. Ketetapan tim ini sesuai dengan SK Gubernur Kaltim Nomor 525/K.402/2010.
"Berdasarkan keputusan rapat Tim Penetapan HTBS Kelapa Sawit, bulan ini akhirnya kembali mengalami kenaikan setelah beberapa bulan lalu mengalami penurunan," kata Ketua Tim Pelaksana HTBS Kelapa Sawit Kaltim, Ir Etnawati Usman, M.Si, usai memimpin rapat Tim Penetapan HTBS Kelapa sawit Kaltim di Samarinda, Kamis (26/1).
Menurut Etnawati, cuaca buruk yang melanda beberapa negara produsen minyak kelapa sawit mentah berdampak pada kenaikan harga komoditas tersebut. Diperkirakan tren kenaikan harga akan terus berlangsung hingga pertengahan 2012.
Selain itu, kenaikan bea keluar (BK) atau pajak ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dari 15 persen pada bulan Januari menjadi 16,5 persen pada Februari 2012 tidak akan mempengaruhi industri kelapa sawit nasional.
Sedangkan untuk harga CPO tertimbang periode penjualan Pebruari 2012 seharga Rp7.238,95. Harga Kernel rerata tertimbang periode yang sama pada tahun ini sebesar Rp3.414,05 dengan Indeks K sebesar 80,00 persen.
Dijelaskannya, penetapan Tim harga TBS ini melalui beberapa proses diantaranya pembahasan dan diskusi oleh tim terhadap informasi dan data yang telah disampaikan perusahaan-perusahaan sumber data yang dinyatakan layak untuk diolah.
Apalagi ujarnya, keberadaan Tim penetapan harga ini untuk menstabilkan harga-harga TBS kelapa sawit di seluruh wilayah Kaltim. Karena, hampir seluruh kabupaten dan kota di Kaltim terdapat pekebun sawit dengan penjualan harga yang berbeda, tetapi dengan adanya tim ini akan memberikan jaminan dan dukungan terhadap pekebun terutama jaminan harga yang memadai bagi plasma sawit.
"Pemberitahuan HTBS Kelapa Sawit ini, sekaligus berlaku sebagai undangan bagi seluruh anggota tim untuk datang pada rapat pembahasan HTBS pada Selasa (28/2) untuk penetapan harga pada Maret 2012 mendatang. Sedangkan data ataupun informasi perusahaan sumber data dapat disampaikan kepada tim selambat-lambatnya pada Senin (27/2)," ujar Etnawati.
Sesuai dengan Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 41 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penetapan Pembelian Harga TBS Kelapa Sawit produksi pekebun (plasma) di Kaltim, maka hasil keputusan tim diberlakukan untuk setiap transaksi jual beli TBS Kelapa Sawit produksi pekebun di Kaltim untuk periode Pebruari 2012 ini. (yan/adv)

(sumber:http://www.kaltimprov.go.id dan http://kabarsawit.wordpress.com)

27 Januari 2012